<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>My Daily Learning</title>
	<atom:link href="http://darmasetiawan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://darmasetiawan.wordpress.com</link>
	<description>Space ... the final frontier ...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Oct 2011 03:43:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='darmasetiawan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>My Daily Learning</title>
		<link>http://darmasetiawan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://darmasetiawan.wordpress.com/osd.xml" title="My Daily Learning" />
	<atom:link rel='hub' href='http://darmasetiawan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Resolusi dan Kompresi Citra Dijital</title>
		<link>http://darmasetiawan.wordpress.com/2011/02/16/resolusi-dan-kompresi-citra-dijital/</link>
		<comments>http://darmasetiawan.wordpress.com/2011/02/16/resolusi-dan-kompresi-citra-dijital/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Feb 2011 04:54:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A.D Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer Vision]]></category>
		<category><![CDATA[Image Compression]]></category>
		<category><![CDATA[Image Processing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darmasetiawan.wordpress.com/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[Saya ingin berbagi informasi yang akan saya sampaikan secara sederhana mengenai resolusi dan kompresi citra. Kedua informasi ini lepas satu sama lain, atau tidak berhubungan di dalam tulisan ini.  Resolusi dapat dinyatakan banyaknya informasi yang dikandung oleh suatu citra digital per satu satuan luas. Informasi ini dinyatakan dalam banyaknya piksel (pixel &#8211; picture element) per [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=200&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin berbagi informasi yang akan saya sampaikan secara sederhana mengenai resolusi dan kompresi citra. Kedua informasi ini lepas satu sama lain, atau tidak berhubungan di dalam tulisan ini.  Resolusi dapat dinyatakan banyaknya informasi yang dikandung oleh suatu citra digital per satu satuan luas. Informasi ini dinyatakan dalam banyaknya piksel (pixel &#8211; <em>picture element</em>) per satu satuan luas. Satuan yang biasa dipakai adalah inch. Semakin tinggi resolusinya, semakin banyak informasi yang dikandung, semakin bagus kualitas citranya.</p>
<p><span id="more-200"></span>Contohnya kalau kita scan suatu citra menggunakan scanner, hasilnya akan lebih bagus jika kita pilih 300 dpi (dot per inch) dibandngkan dengan 75 dpi. Catatan: ppi = pixel per inch, dpi = dot per inch; ppi digunakan untuk menampilkan gambar di layar monitor, dpi untuk mencetak citra. Satuan ppi dan dpi biasanya adalah spesifikasi dari perangkat yang bersangkutan. Layar monitor yang memiliki ppi lebih besar, akan memberikan tampilan citra yang lebih halus. Printer yang memiliki dpi yang besar akan memberikan hasil cetakan yang lebih halus.</p>
<p>Kadang kala, jika kita mengobrol dengan teman tentang suatu citra, maka yang dinyatakan biasanya adalah ukuran dari citra tersebut. &#8220;Berapa resolusinya?&#8221;. Sering dijawab, &#8220;1024&#215;768 piksel&#8221;. Sebenarnya yang dimaksudkan adalah 1024 x 768 piksel per satuan luas. Misalnya suatu layar 13.3 inch mampu menampilkan citra dengan resolusi 1024 x 768 akan lebih halus citra yang ditampilkannya jika dibandingkan dengan layar yang sama tetapi hanya mampu menampilkan 800 x 600 piksel saja. Ukuran luasnya biasanya sudah ada di kepala masing-masing orang ketika berbicara. Kedua orang yang berbicara tadi sudah mengeset satuan luas yang sama. Sehingga kadang cukup dengan hanya mengatakan ukuran citra. Contoh lain adalah apakah resolusi layar blackberry torch dan onyx sama? Mari kita lihat: BB onyx memiliki layar 2.44 inch dengan ukuran piksel 480 x 360 piksel. BB Torch layarnya berukuran 3.2 inch dengan ukuran piksel  360 x 480. Ukuran piksel keduanya sama, tetapi ukuran layarnya berbeda, BB Torch lebih besar. Oleh sebab itu jumlah piksel per satuan luas BB Torch akan lebih kecil dibandingkan dengan BB Onyx. Artinya resolusi layar BB Torch lebih rendah dibandingkan BB Onyx.</p>
<p>Kualitas citra dapat juga dinyatakan dalam <em>color depth</em> atau kedalaman warna atau sebenarnya besarnya informasi per pikselnya. Semakin besar resolusi per pikselnya, degradasi warnanya akan semakin halus. Bayangkan kalau setiap piksel hanya punya dua warna saja, dibandingkan dengan 1 piksel bisa menampilkan 8 warna, tentu lebih halus citranya. Bahasa teknisnya: berapa bit yang digunakan untuk merepresentasikan satu piksel. Kalau kedalaman warnanya 8 bit, artinya  1 piksel mampu membuat degradasi warna hingga 2^8 = 256 warna. Kalau 16 bit, artinya degradasi warna per pikselnya adalah 2^16=65536 warna. Semakin tinggi nilai bitnya, maka semakin halus degradasi warnanya. Semakin bagus pula kualitas gambarnya. Warna disini bisa RGB (berwarna) atau grayscale (keabuan). Kalau keabuan, artinya 1 piksel akan dibagi sebanyak representasi bitnya dari hitam ke putih. Contoh untuk gambar 8 bit, 1 pikselnya akan dibagi dalam 256 warna dari hitam ke putih. 0 untuk warna hitam dan 255 untuk warna putih.</p>
<p>Kompresi itu adalah proses memperkecil ukuran file/berkas digital dengan menghilangkan redundansi dan irelevansi. Redundansi adalah sesuatu yang berulang. Kalau kita punya data: 1 1 1 1 1 0 0, akan lebih pendek jika kita tulis 5 1 2 0 (1 nya ada 5, nolnya ada 2). Irelevansi adalah data2 yg tidak relevan. Misalnya MP3, telinga kita hanya bisa mendengarkan suara dengan frekuensi 20 Hz &#8211; 20 KHz. Jadi di dalam kompresi MP3, kita buang saja suara dengan frekuensi di bawah 20 Hz dan di atas 20 KHz. Toh frekuensi-frekuensi tersebut tidak akan bisa kita dengarkan. Nah jika berkaitan dengan kompresi citra bahasannya akan lebih luas lagi. Biasanya kinerja kompresi dinyatakan sebagai rasio kompresi dan kualitas hasilrekonstruksinya (kalau kompresinya merugi atau lossy). Rasio kompresi 3:1 misalnya, maksudnya adalah ukuran file setelah dikompresi mengecil menjadi 1/3 dari aslinya. Tentang kompresi akan coba saya bahas secara terpisah lebih mendalam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darmasetiawan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darmasetiawan.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darmasetiawan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darmasetiawan.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darmasetiawan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darmasetiawan.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darmasetiawan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darmasetiawan.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darmasetiawan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darmasetiawan.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darmasetiawan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darmasetiawan.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darmasetiawan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darmasetiawan.wordpress.com/200/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=200&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darmasetiawan.wordpress.com/2011/02/16/resolusi-dan-kompresi-citra-dijital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/777cd99b9b89b887ef3965213383538b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">A.D Setiawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mendidik Secara Positif</title>
		<link>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/09/17/mendidik-secara-positif/</link>
		<comments>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/09/17/mendidik-secara-positif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Sep 2010 03:06:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A.D Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Macem-macem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darmasetiawan.wordpress.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini saya mendapat email dari sahabat dekat saya Indri. Email tersebut bercerita tentang pengalaman seseorang dalam melihat bagaimana sebuah pendidikan dapat membentuk manusia pembangun. Saya jadi teringat tentang komik kunfu boy yang saya baca, ketika Chinmi merasa bersalah telah menggunakan jurus pamungkas rahasia Kuil Dairin yang dijuluki Dewa Petir. Penggunaan jurus ini mengakibatkan musuhnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=190&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini saya mendapat email dari sahabat dekat saya Indri. Email tersebut bercerita tentang pengalaman seseorang dalam melihat bagaimana sebuah pendidikan dapat membentuk manusia pembangun. Saya jadi teringat tentang komik kunfu boy yang saya baca, ketika Chinmi merasa bersalah telah menggunakan jurus pamungkas rahasia Kuil Dairin yang dijuluki Dewa Petir. Penggunaan jurus ini mengakibatkan musuhnya yang telah menduduki kuil berada dalam keadaan sekarat. Berkat biksu kepala, musuh Chinmi tersebut disembuhkan hingga menyadari kesalahannya. Biksu kepala meyakinkan kepada Chinmi tentang perbedaan kungfu merusak dan kungfu yang membangun manusia.</p>
<p><span id="more-190"></span>Saya akan membagikan isi email dari Indri tersebut. Saya akan menuliskan semuanya kembali tanpa saya edit. Tulisan ini dibuat oleh Bapak RHENALD KASALI, Ketua Program MM dan Guru Besar Universitas Indonesia. Mohon maaf saya belum minta ijin kepada Bapak Rhenald hingga telah menyadur tulisan ini, tapi saya yakin Bapak Rhenald akan berkenan jika semua masyarakat Indonesia membaca tulisan beliau yang sangat luar biasa ini. Berikut tulisan Bapak Rhenald tanpa saya edit sedikit pun dan terima kasih saya samapaikan kepada beliau karena telah membuat tulisan yang luar biasa ini.</p>
<p>BY RHENALD KASALI</p>
<p>Lima belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat. Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat, bagus sekali.</p>
<p>Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa. Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya sangat sederhana.</p>
<p>Saya memintanya memperbaiki kembali,sampai dia menyerah.Rupanya karangan itulah yang diserahkan anak saya kepada gurunya dan bukan diberi nilai buruk, malah dipuji. Ada apa? Apa tidak salah memberi nilai? Bukankah pendidikan memerlukan kesungguhan? Kalau begini saja sudah diberi nilai tinggi, saya khawatir anak saya cepat puas diri. Sewaktu saya protes, ibu guru yang menerima saya hanya bertanya singkat. &#8220;Maaf Bapak dari mana?&#8221; &#8220;Dari Indonesia,&#8221; jawab saya. Dia pun tersenyum.</p>
<p><strong>Budaya Menghukum</strong></p>
<p>Pertemuan itu merupakan sebuah titik balik yang penting bagi hidup saya. Itulah saat yang mengubah cara saya dalam mendidik dan membangun masyarakat. &#8220;Saya mengerti,&#8221; jawab ibu guru yang wajahnya mulai berkerut, namun tetap simpatik itu. &#8221;Beberapa kali saya bertemu ayah-ibu dari Indonesia yang anakanaknya dididik di sini,&#8221; lanjutnya. &#8220;Di negeri Anda, guru sangat sulit memberi nilai. Filosofi kami mendidik di sini bukan untuk menghukum, melainkan untuk merangsang orang agar maju. Encouragement!&#8221; Dia pun melanjutkan argumentasinya.</p>
<p>&#8220;Saya sudah 20 tahun mengajar. Setiap anak berbedabeda. Namun untuk anak sebesar itu, baru tiba dari negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, saya dapat menjamin, ini adalah karya yang hebat,&#8221; ujarnya menunjuk karangan berbahasa Inggris yang dibuat anak saya.</p>
<p>Dari diskusi itu saya mendapat pelajaran berharga. Kita tidak dapat mengukur prestasi orang lain menurut ukuran kita.Saya teringat betapa mudahnya saya menyelesaikan study saya yang bergelimang nilai &#8220;A&#8221;, dari program master hingga doktor. Sementara di Indonesia, saya harus menyelesaikan studi jungkir balik ditengarai ancaman drop out dan para penguji yang siap menerkam. Saat ujian program doktor saya pun dapat melewatinya dengan mudah.</p>
<p>Pertanyaan mereka memang sangat serius dan membuat saya harus benar-benar siap. Namun suasana ujian dibuat sangat bersahabat. Seorang penguji bertanya dan penguji yang lain tidak ikut menekan, melainkan ikut membantu memberikan jalan begitu mereka tahu jawabannya.</p>
<p>Mereka menunjukkan grafikgrafik yang saya buat dan menerangkan seterang-terangnya sehingga kami makin mengerti. Ujian penuh puja-puji, menanyakan ihwal masa depan dan mendiskusikan kekurangan penuh keterbukaan. Pada saat kembali ke Tanah Air, banyak hal sebaliknya sering saya saksikan. Para pengajar bukan saling menolong, malah ikut &#8221;menelan&#8221; mahasiswanya yang duduk di bangku ujian.</p>
<p>Ketika seseorang penguji atau promotor membela atau meluruskan pertanyaan, penguji marah-marah, tersinggung, dan menyebarkan berita tidak sedap seakanakan kebaikan itu ada udang di balik batunya. Saya sempat mengalami frustrasi yang luar biasa menyaksikan bagaimana para dosen menguji, yang maaf, menurut hemat saya sangat tidak manusiawi. Mereka bukan melakukan encouragement, melainkan discouragement. Hasilnya pun bisa diduga, kelulusan rendah dan yang diluluskan pun kualitasnya tidak hebat-hebat betul. Orang yang tertekan ternyata belakangan saya temukan juga menguji dengan cara menekan.</p>
<p>Ada semacam balas dendam dan kecurigaan. Saya ingat betul bagaimana guru-guru di Amerika memajukan anak didiknya. Saya berpikir pantaslah anak-anak di sana mampu menjadi penulis karya-karya ilmiah yang hebat, bahkan penerima Hadiah Nobel. Bukan karena mereka punya guru yang pintar secara akademis, melainkan karakternya sangat kuat: karakter yang membangun, bukan merusak. Kembali ke pengalaman anak saya di atas, ibu guru mengingatkan saya. &#8221;Janganlah kita mengukur kualitas anak-anak kita dengan kemampuan kita yang sudah jauh di depan,&#8221; ujarnya dengan penuh kesungguhan. Saya juga teringat dengan rapor anak-anak di Amerika yang ditulis dalam bentuk verbal.</p>
<p>Anak-anak Indonesia yang baru tiba umumnya mengalami kesulitan, namun rapornya tidak diberi nilai merah, melainkan diberi kalimat yang mendorongnya untuk bekerja lebih keras, seperti berikut. &#8220;Sarah telah memulainya dengan berat, dia mencobanya dengan sungguh-sungguh. Namun Sarah telah menunjukkan kemajuan yang berarti. Malam itu saya mendatangi anak saya yang tengah tertidur dan mengecup keningnya. Saya ingin memeluknya di tengah-tengah rasa salah telah memberi penilaian yang tidak objektif. Dia pernah protes saat menerima nilai E yang berarti excellent (sempurna), tetapi saya mengatakan &#8221;gurunya salah&#8221;. Kini saya melihatnya dengan kacamata yang berbeda.</p>
<p><strong>Melahirkan Kehebatan</strong></p>
<p>Bisakah kita mencetak orangorang hebat dengan cara menciptakan hambatan dan rasa takut? Bukan tidak mustahil kita adalah generasi yang dibentuk oleh sejuta ancaman: gesper, rotan pemukul, tangan bercincin batu akik, kapur, dan penghapus yang dilontarkan dengan keras oleh guru,sundutan rokok, dan seterusnya. Kita dibesarkan dengan seribu satu kata-kata ancaman: Awas&#8230;; Kalau,&#8230;; Nanti,&#8230;; dan tentu saja tulisan berwarna merah menyala di atas kertas ujian dan rapor di sekolah.</p>
<p>Sekolah yang membuat kita tidak nyaman mungkin telah membuat kita menjadi lebih disiplin. Namun di lain pihak dia juga bisa mematikan inisiatif dan mengendurkan semangat. Temuan-temuan baru dalam ilmu otak ternyata menunjukkan otak manusia tidak statis, melainkan dapat mengerucut (mengecil) atau sebaliknya,dapat tumbuh.Semua itu sangat tergantung dari ancaman atau dukungan (dorongan) yang didapat dariorang-orang di sekitarnya. Dengan demikian kecerdasan manusia dapat tumbuh, sebaliknya dapat menurun. Seperti yang sering saya katakan, ada orang pintar dan ada orang yang kurang pintar atau bodoh.</p>
<p>Tetapi juga ada orang yang tambah pintar dan ada orang yang tambah bodoh. Mari kita renungkan dan mulailah mendorong kemajuan, bukan menaburkan ancaman atau ketakutan. Bantulah orang lain untuk maju, bukan dengan menghina atau memberi ancaman yang menakut-nakuti. (*)</p>
<p>RHENALD KASALI</p>
<p>Ketua Program MM UI</p>
<p>Kamis, 15 Juli 2010 &#8211; 10:23 wib</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darmasetiawan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darmasetiawan.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darmasetiawan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darmasetiawan.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darmasetiawan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darmasetiawan.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darmasetiawan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darmasetiawan.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darmasetiawan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darmasetiawan.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darmasetiawan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darmasetiawan.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darmasetiawan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darmasetiawan.wordpress.com/190/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=190&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/09/17/mendidik-secara-positif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/777cd99b9b89b887ef3965213383538b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">A.D Setiawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Midnight Commander on MacOS X</title>
		<link>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/09/15/midnight-commander-on-macos-x/</link>
		<comments>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/09/15/midnight-commander-on-macos-x/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Sep 2010 14:47:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A.D Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[MacOSX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darmasetiawan.wordpress.com/?p=174</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa minggu ini saya menggunakan MacPort untuk menikmati berbagai aplikasi opensource di komputer mac saya. Nah, saya terbiasa menggunakan midnight commander untuk mengeksplorasi file-file saya di komputer linux yang biasa saya gunakan. Lalu dengan menggunakan MacPort, instalasi midnight commander sangatlah mudah. Saya melihat bahwa MacPort ini, pengelolaan aplikasinya mirip apt nya GNU/Linux Debian, distro linux [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=174&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa minggu ini saya menggunakan MacPort untuk menikmati berbagai aplikasi opensource di komputer mac saya. Nah, saya terbiasa menggunakan midnight commander untuk mengeksplorasi file-file saya di komputer linux yang biasa saya gunakan. Lalu dengan menggunakan MacPort, instalasi midnight commander sangatlah mudah. Saya melihat bahwa MacPort ini, pengelolaan aplikasinya mirip apt nya GNU/Linux Debian, distro linux kesayangan saya.</p>
<p><span id="more-174"></span>Nah untuk melakukan instalasi ketikan perintah sebagai berikut di terminal (saya lebih suka menggunakan terminal daripada iTerm untuk saat ini, karena belum mengeksplorasi iTerm):</p>
<p><strong>$ sudo port install mc &lt;enter&gt;</strong></p>
<div>Masukan password yang diminta dan instalasi midnight commander didahului dengan instalasi aplikasi yang terkait (dependency). Pastikan Anda terhubung ke internet, karena MacPort akan mengunduh semua file yang diperlukan untuk melakukan instalasi. Setelah semua aplikasi terpasang, anada dapat memanggil midnight commander dengan perintah seperti biasanya.</div>
<div><strong><span style="font-weight:normal;"><br />
</span></strong></div>
<div>Voala &#8230;.. Anda akan mendapati midnigt commander di komputer mac Anda.</div>
<p style="text-align:center;"><a href="http://darmasetiawan.files.wordpress.com/2010/09/mc.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-175" title="midnight commander" src="http://darmasetiawan.files.wordpress.com/2010/09/mc.png" alt="" width="568" height="361" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Nah masalah yang saya temui kemudian adalah: bagaimana melakukan pemanggilan function key F1 hingga F10? Hueheheh, karena kalau saya tekan tombol F9 misalnya, ternyata expose yang dijalankan (default configuration di mac). Solusinya adalah kita dapat menggunakan kombinasi tombol [esc] dan angka. Dengan demikian untuk memanggil F1, Anda dapat menggunakan kombinasi [esc]+0, sedangkan untuk F2 kombinasinya adalah [esc]+2, dan seterusnya hingga [esc]+0 untuk F10. Anda dapat juga menggunakan mouse jika menggunakan iTerm versi 0.8.2 ke atas.</p>
<p style="text-align:justify;">Silakan mencoba <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darmasetiawan.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darmasetiawan.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darmasetiawan.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darmasetiawan.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darmasetiawan.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darmasetiawan.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darmasetiawan.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darmasetiawan.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darmasetiawan.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darmasetiawan.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darmasetiawan.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darmasetiawan.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darmasetiawan.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darmasetiawan.wordpress.com/174/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=174&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/09/15/midnight-commander-on-macos-x/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/777cd99b9b89b887ef3965213383538b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">A.D Setiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://darmasetiawan.files.wordpress.com/2010/09/mc.png" medium="image">
			<media:title type="html">midnight commander</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Software MIT Memproteksi Data Privasi Pasien</title>
		<link>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/07/13/software-mit-memproteksi-data-privasi-pasien/</link>
		<comments>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/07/13/software-mit-memproteksi-data-privasi-pasien/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 10:39:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A.D Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[eHealth]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darmasetiawan.wordpress.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Diterjemahkan dari : http://web.mit.edu/newsoffice/2008/robo-censor-0723.html MIT mengembangkan perangkat lunak baru akan membantu untuk menghilangkan kekhawatiran pasien tentang siapa yang memiliki akses ke catatan rahasia mereka, memfasilitasi penggunaan data untuk penelitian medis. Dalam terbitan 24 Juli jurnal BMC Informatika Kedokteran dan Pengambilan Keputusan, tim peneliti MIT menggambarkan program komputer yang mampu secara otomatis menghapus rincian dari catatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=168&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Diterjemahkan dari : <a href="http://web.mit.edu/newsoffice/2008/robo-censor-0723.html">http://web.mit.edu/newsoffice/2008/robo-censor-0723.html</a></p>
<p>MIT mengembangkan perangkat lunak baru akan membantu untuk menghilangkan kekhawatiran pasien tentang siapa yang memiliki akses ke catatan rahasia mereka, memfasilitasi penggunaan data untuk penelitian medis.</p>
<p>Dalam terbitan 24 Juli jurnal BMC Informatika Kedokteran dan Pengambilan Keputusan, tim peneliti MIT menggambarkan program komputer yang mampu secara otomatis menghapus rincian dari catatan medis yang dapat mengidentifikasi pasien, sementara meninggalkan informasi medis penting utuh.</p>
<p><span id="more-168"></span></p>
<p>catatan Pasien yang akan berbagi dalam komunitas penelitian harus memiliki informasi mengidentifikasi dihapus, menurut US Portabilitas Asuransi Kesehatan dan Akuntabilitas Act (HIPAA). Namun, penghapusan manual mengidentifikasi informasi adalah mahal, memakan waktu lama dan rawan kesalahan-kendala yang telah mendorong penelitian yang cukup besar untuk mengembangkan teknik otomatis untuk &#8220;de-mengidentifikasi&#8221; catatan medis.</p>
<p>Tim MIT bertujuan untuk memecahkan masalah ini. &#8221;Kami telah mengembangkan paket open source perangkat lunak bebas dan untuk memungkinkan peneliti untuk secara akurat mengidentifikasi de-teks dalam catatan medis secara HIPAA-compliant,&#8221; kata Gari D. Clifford, seorang ilmuwan penelitian utama di Divisi Harvard-MIT Ilmu dan Teknologi Kesehatan (HST) yang memimpin bekerja dengan Kepala Sekolah Pemeriksa Roger G. Mark, seorang profesor di HST dan MIT Departemen Teknik Elektro dan Ilmu Komputer.</p>
<p>Menurut Dr Zohara Cohen, direktur program di Institut Nasional Biomedical Imaging dan Bioengineering, sponsor dari pekerjaan, informasi dalam catatan medis pasien adalah &#8220;harta karun sebagian besar belum dimanfaatkan&#8221; bahwa komunitas riset biomedis bisa digunakan untuk lebih memahami penyakit dan perawatan mereka.</p>
<p>&#8220;Perangkat lunak de-identifikasi otomatis dikembangkan di bawah bimbingan Dr Mark adalah langkah maju yang besar dalam luas memungkinkan berbagi informasi pasien tanpa resiko privasi dikompromikan dan kerahasiaan,&#8221; kata Cohen.</p>
<p>Clifford, Mark dan perangkat lunak diuji menyensor rekan mereka di 1.836 catatan keperawatan (total 296.400 kata). Menggunakan beberapa ahli dan algoritma tambahan, mereka diganti semua informasi pribadi dengan &#8220;palsu&#8221; data. Dalam makalah BMC mereka, mereka melaporkan bahwa &#8220;perangkat lunak berhasil dihapus lebih dari 94 persen dari informasi rahasia, sedangkan menghapus salah hanya 0,2 persen dari konten yang bermanfaat. Hal ini jauh lebih baik dari satu ahli bekerja sendirian, setidaknya sama baiknya dengan dua terlatih medis profesional memeriksa pekerjaan satu sama lain dan banyak, banyak kali lebih cepat daripada baik. &#8220;</p>
<p>Tim peneliti menyediakan akses ke dataset evaluasi bersama-sama dengan perangkat lunak untuk memungkinkan orang lain untuk meningkatkan sistem mereka, dan memungkinkan perangkat lunak yang akan disesuaikan dengan tipe data lain yang mungkin menunjukkan kualitas yang berbeda.</p>
<p>Mark Clifford dan co-penulis Ishna Neamatullah; Margaret M. Douglass; Li-wei H. Lehman, seorang insinyur penelitian HST; Andrew Reisner, sebuah HST mengunjungi ilmuwan; Mauricio Villarroel, sebuah HST mengunjungi insinyur; William J. Long, seorang kepala asosiasi penelitian di MIT Ilmu Komputer dan Laboratorium Kecerdasan Buatan (CSAIL); Profesor Peter Szolovits Departemen Teknik Elektro dan Ilmu Komputer dan HST, dan George B. Moody, HST staf penelitian yang disponsori.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darmasetiawan.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darmasetiawan.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darmasetiawan.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darmasetiawan.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darmasetiawan.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darmasetiawan.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darmasetiawan.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darmasetiawan.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darmasetiawan.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darmasetiawan.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darmasetiawan.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darmasetiawan.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darmasetiawan.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darmasetiawan.wordpress.com/168/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=168&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/07/13/software-mit-memproteksi-data-privasi-pasien/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/777cd99b9b89b887ef3965213383538b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">A.D Setiawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buang Racun Tubuh dengan Tidur</title>
		<link>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/07/13/buang-racun-tubuh-dengan-tidur/</link>
		<comments>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/07/13/buang-racun-tubuh-dengan-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 18:46:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A.D Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Macem-macem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darmasetiawan.wordpress.com/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[Sumber dari Yahoo! Indonesia News, oleh Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti VIVAnews &#8211; Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan jika melakukan aktivitas tidur dengan kuantitas dan kualitas yang baik. Selain bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan menjadi obat kecantikan alami, aktivitas tidur yang dijalani secara normal 7-8 jam tiap malam bisa membantu tubuh melakukan detoksifikasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=165&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sumber dari Yahoo! Indonesia News, oleh <cite>Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti</cite></p>
<p>VIVAnews &#8211; Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan jika melakukan aktivitas  tidur dengan kuantitas dan kualitas yang baik.</p>
<p>Selain bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan menjadi obat kecantikan alami,  aktivitas tidur yang dijalani secara normal 7-8 jam tiap malam bisa membantu  tubuh melakukan detoksifikasi alami untuk mengusir racun dalam tubuh.</p>
<p>“Tubuh kita secara alami bisa membersihkan racun dengan tidur yang  berkualitas dengan kuantitas yang cukup,” kata DR Lily G Karmel MA dari Fit &#8216;n  Chic Family Fitnes saat ditemui di acara Seminar Hipertensi pada Peringatan Hari  Hipertensi Sedunia tahun 2010 di Kantor Dirjen Pengendalian Penyakit dan  Penyehatan Lingkungan, Kementrian Kesehatan di Percetakan Negara, Jakarta, Senin  12 Juli 2010.</p>
<p><span id="more-165"></span></p>
<p>Lewat pemaparannya dalam seminar, berikut penggalan waktu tubuh melakukan  detoksifikasi alami saat tidur:</p>
<p>21.00 &#8211; 23.00 : secara alami melakukan detoksifikasi tubuh dan pertumbuhan.  Umumnya, proses pertumbuhan pada anak-anak terjadi pada waktu ini. Karena itu,  jangan biarkan si kecil tidur lebih dari pukul 9 malam.</p>
<p>23.00 &#8211; 01.00 : terjadi proses pembersihan liver atau hati</p>
<p>01.00 &#8211; 03.00: detoksifikasi empedu</p>
<p>03.00 &#8211; 05.00: detoksifikasi paru-paru</p>
<p>05.00-07.00 : detoksifikasi usus besar</p>
<p>Tak hanya itu, DR Lily menambahkan, saat aktivitas tidur pukul 24.00-04.00  tubuh bahkan tak henti bekerja. Aktivitas sumsum tulang belakang terus  memproduksi darah ketika kita sedang terlelap tidur.</p>
<p>“Untuk itu, lakukan tidur berkualitas dengan kuantitas cukup, sekitar 7-8 jam  per malam,” katanya menegaskan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darmasetiawan.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darmasetiawan.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darmasetiawan.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darmasetiawan.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darmasetiawan.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darmasetiawan.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darmasetiawan.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darmasetiawan.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darmasetiawan.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darmasetiawan.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darmasetiawan.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darmasetiawan.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darmasetiawan.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darmasetiawan.wordpress.com/165/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=165&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/07/13/buang-racun-tubuh-dengan-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/777cd99b9b89b887ef3965213383538b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">A.D Setiawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>C4ISR dan Kedaulatan Indonesia</title>
		<link>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/07/12/161/</link>
		<comments>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/07/12/161/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 16:58:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A.D Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hankam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darmasetiawan.wordpress.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Negara kita adalah negara yang berdaulat, sehingga pertahanan dan keamanan negara sangat perlu dilakukan. Siapakah yang wajib menyelengarakan pertahanan negara dan bagaimana melakukannya? Bagaimana definisi yang jelas tentang pertahanan negara dan sistem seperti apakah yang sesuai dengan kondisi di Indoensia, baik dilihat dari kondisi geografis dan kemampuan keuangan negara. Perihal tentang pertahanan negara telah diatur [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=161&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Negara kita adalah negara yang berdaulat, sehingga pertahanan dan keamanan negara sangat perlu dilakukan. Siapakah yang wajib menyelengarakan pertahanan negara dan bagaimana melakukannya? Bagaimana definisi yang jelas tentang pertahanan negara dan sistem seperti apakah yang sesuai dengan kondisi di Indoensia, baik dilihat dari kondisi geografis dan kemampuan keuangan negara.</p>
<p>Perihal tentang pertahanan negara telah diatur di dalam UU No. 3 Tahun 2002. Di dalam undang-undang tersebut pertahanan negara didefinisikan sebagai segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Sedangkan sistem pertahanan negara adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumberdaya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman. Sumberdaya nasional yang dimaksud adalah sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya buatan.</p>
<p><span id="more-161"></span>Jika ditilik dari definisi-definisi yang telah ditetapkan oleh UU tersebut, selain ancaman-ancaman berupa kekuatan militer, ancaman-ancaman terhadap sumberdaya alam kita merupakan ancaman juga terhadap pertahanan negara. Hal ini terkait dengan isu-isu yang terjadi di negara kita saat ini, seperti pembalakan liar hutan (<em>illegal logging</em>), penangkapan ikan secara ilegal (<em>illegal fishing</em>), dan kebakaran hutan.</p>
<p>Sebuah sistem pertahanan nasional perlu dikembangkan dengan memanfaatkan seluruh komponen pertahanan. Sistem ini disebut sebagai C4ISR yang merupaklan kependekan dari <em>Command</em>, <em>Control</em>, <em>Communication</em>, <em>Computer</em>, <em>Intellegence</em>, <em>Surveilance</em>, and <em>Reconnaisance</em>. Sistem ini merupakan sebuah sistem terintegrasi yang memanfaatkan teknologi informasi dan peralatan penginderaan seperti radar dan satelit. Teknologi penginderaan merupakan masukan bagi sistem ini untuk memonitor kawasan Indonesia baik di darat, laut, maupun udara.</p>
<p>Cakupan radar di Indonesia saat ini masih belum sepenuhnya memantau daerah kedaulatan Republik Indonesia. Ada beberapa yang tidak terpantau oleh radar militer, bahkan gabungan antara radar militer dan sipil. Oleh sebab itu perlu juga dikembangkan teknologi lain yang mampu memantau daerah kedaultan Indonesia. Salah satu teknologi pemantauan (<em>surveillance</em>) yang telah dikembangkan dan merupakan teknologi yang menjanjikan untuk dikembangkan adalah teknologi satelit. Indonesia telah mengembangkan sebuah satelit mikro penginderaan berbasis optik yang diberi nama LAPAN-TUBSAT. Satelit ini merupakan langkah awal satelit penginderaan yang menggunakan modalitas optik dan radar. Teknologi juga ini merupakan teknologi yang dapat memantau daerah-daerah Indonesia secara menyeluruh dan sekaligus menghemat biaya pengembangan dan operasional dalam kegiatan pemantauan. Teknologi ini lebih murah dibandingkan harus melakukan pengadaan kendaraan-kendaraan darat, laut, maupun udara untuk melakukan pemantauan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darmasetiawan.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darmasetiawan.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darmasetiawan.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darmasetiawan.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darmasetiawan.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darmasetiawan.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darmasetiawan.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darmasetiawan.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darmasetiawan.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darmasetiawan.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darmasetiawan.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darmasetiawan.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darmasetiawan.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darmasetiawan.wordpress.com/161/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=161&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/07/12/161/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/777cd99b9b89b887ef3965213383538b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">A.D Setiawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>OpenCV, Ekonomi, dan Teori Konspirasi</title>
		<link>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/07/12/opencv-ekonomi-dan-teori-konspirasi/</link>
		<comments>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/07/12/opencv-ekonomi-dan-teori-konspirasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 16:42:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A.D Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer Vision]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darmasetiawan.wordpress.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Malam ini saya sedang mengerjakan sesuatu tentang revitalisasi industri pertahanan kita. Sambil mencari ide, saya beristirahat dan bersurfing ria. Saya kemudian menemukan sebuah blog yang sangat menarik. Tulisan Iwan Piliang ini mencoba membahas kematian seorang mahasiswa Indonesia yang berkuliah di NTU. Artikel ini menjadi menarik karena memasukan unsur teori konspirasi di sana dikaitkan dengan penelitian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=157&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Malam ini saya sedang mengerjakan sesuatu tentang revitalisasi industri pertahanan kita. Sambil mencari ide, saya beristirahat dan bersurfing ria. Saya kemudian menemukan sebuah blog yang sangat menarik. Tulisan Iwan Piliang ini mencoba membahas kematian seorang mahasiswa Indonesia yang berkuliah di NTU. Artikel ini menjadi menarik karena memasukan unsur teori konspirasi di sana dikaitkan dengan penelitian mahasiswa tersebut di bidang computer vision. Anda mungkin tertarik membacanya di sini : <a href="http://blog-presstalk.com/?p=187">http://blog-presstalk.com/?p=187</a>. Selamat membaca <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darmasetiawan.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darmasetiawan.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darmasetiawan.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darmasetiawan.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darmasetiawan.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darmasetiawan.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darmasetiawan.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darmasetiawan.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darmasetiawan.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darmasetiawan.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darmasetiawan.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darmasetiawan.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darmasetiawan.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darmasetiawan.wordpress.com/157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=157&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/07/12/opencv-ekonomi-dan-teori-konspirasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/777cd99b9b89b887ef3965213383538b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">A.D Setiawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>USS Kobayashi Maru</title>
		<link>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/05/11/uss-kobayashi-maru/</link>
		<comments>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/05/11/uss-kobayashi-maru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 02:50:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A.D Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Macem-macem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darmasetiawan.wordpress.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[USS Kobayashi Maru adalah salah satu ujian simulasi di akademi pendidikan Starfleet yang dirancang oleh Commander Spock (seorang Vulcan). Simulasi ini dirancang dengan skenario ‘tidak mungkin menang’. Artinya setiap kadet yang mencoba simulasi ini tidak akan pernah berhasil menyelesaikan misinya. Misinya adalah menyelamatkan awak USS Kobayashi Maru yang diserang oleh sekawanan musuh federasi (Klingon). USS [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=149&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:left;">
<p>USS Kobayashi Maru adalah salah satu ujian simulasi di akademi pendidikan Starfleet yang dirancang oleh Commander Spock (seorang Vulcan). Simulasi ini dirancang dengan skenario ‘tidak mungkin menang’. Artinya setiap kadet yang mencoba simulasi ini tidak akan pernah berhasil menyelesaikan misinya. Misinya adalah menyelamatkan awak USS Kobayashi Maru yang diserang oleh sekawanan musuh federasi (Klingon). USS Kobayashi Maruadalah a Class III neutronic fuel carrier-ship (pesawat sipil) yang dikomandani oleh Kojiro Vance dengan 81 awak kapal dan 300 penumpang. Kesulitan dari misi adalah pesawat yang ditumpangi oleh kadet starfleet dilumpuhkan dan kapten/kadet kapal penyelamat harus memutuskan apakah terus menyelamatkan USS Kobayashi Maru dengan resiko keselamatan nyawa dan kapal atau meninggalkan USS Kobayashi Maru dan dihancurkan oleh war bird armada Klingon. Hal yang membuat simulasi ini sulit adalah pesawat tersebut dilumpuhkan di zona netral Klingon (Klingon Neutral Zone). Hal ini menyalahi Organian Peace Treaty antara Federasi dan Kekaisaran Klingon. Artinya jika ada armada federasi di dalam zona tersebut akan diserang oleh armada kekaisaran Klingon.</p>
<p><span id="more-149"></span><br />
Seorang kadet bernama James Tiberius Kirk (suatu hari nanti akan menjadi kapten USS Enterprise yang legendaris itu) berpendapat tidak mungkin ada sebuah skenario &#8216;tidak mungkin menang&#8217;. Begitu mengetahui ujian simulasi USS Kobayashi Maru memiliki skenario yang demikian, dia melakukan sesuatu tipuan yang memungkinkannya menang dengan cara menambahkan serangkaian rutin program ke dalam program Kobayashi Maru. Jim bersama teman-temannya, diantaranya Nyota Uhura dan Dokter Leonard &#8216;Bones&#8217; McCoy, berhasilkan mengalahkan ujian simulasi USS Kobayashi Maru.</p>
</div>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.shipschematics.net/startrek/images/federation/neutronicfuel_kobyashimaru.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;">Gambar 1. USS. Kobayashi Maru</span></strong></p>
<p style="text-align:left;">Akibat dari hal tersebut adalah diajukannya Jim pada sidang disiplin Starfleet yang menuduhnya melakukan kecurangan terhadap ujian simulasi USS Kobayashi Maru. Jim membela diri dengan mengatakan bahwa Spock dengan Kobayashi Maru nya juga berbuat curang dengan mengimplementasikan skenario &#8216;tidak mungkin menang&#8217;. Spock berkilah bahwa program Kobayashi Maru dirancang agar setiap kapten armada Starfleet memliki emosi yang matang, apabila mengalami kegagalan dalam menyelesaikan suatu misi yang membahayakan dan bahkan kehilangan awak kapalnya atau awak kapal lain yang harus ditolong, dalam hal ini adalah USS Kobayashi Maru. Seperti itulah seharusnya kualitas seorang kapten armada Starfleet.</p>
<p>Intinya adalah, kemungkinan ada skenario &#8216;tidak akan menang&#8217; yang akan kita hadapi dalam hidup kita. Menang atau kalah bukannya suatu yang penting jika kita menghadapi skenario ini, tetapi bagaimana kita menghadapi situasi ketidakmmenangan ini. Tuhan mungkin mengajarkan sesuatu pada kita, agar kita dapat mencapai suatu kualitas tertentu dalam hidup ini. Berani mengambil keputusan, bangkit dan berjalan lagi mungkin adalah sikap yang wajar &#8230;</p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darmasetiawan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darmasetiawan.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darmasetiawan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darmasetiawan.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darmasetiawan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darmasetiawan.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darmasetiawan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darmasetiawan.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darmasetiawan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darmasetiawan.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darmasetiawan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darmasetiawan.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darmasetiawan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darmasetiawan.wordpress.com/149/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=149&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/05/11/uss-kobayashi-maru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/777cd99b9b89b887ef3965213383538b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">A.D Setiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.shipschematics.net/startrek/images/federation/neutronicfuel_kobyashimaru.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Blogroll Terbaru</title>
		<link>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/04/06/blogroll-terbaru/</link>
		<comments>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/04/06/blogroll-terbaru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2010 16:19:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A.D Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogroll]]></category>
		<category><![CDATA[Macem-macem]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[misc]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darmasetiawan.wordpress.com/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[Saya baru saja meluncurkan blogroll saya yang baru, di http://thinkgrails.wordpress.com. Blog ini sengaja saya pisahkan dari blog ini, karena saya ingin fokus membahas sebuah topik tertentu. Blog ini saya buat khusus untuk mencatat semua yang saya lakukan dalam mempelajari sebuah Java Web Framework yang dikenal sebagai Grails. Semua hal mulai dari kisah-kisah teoritis mengenai Grails, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=140&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya baru saja meluncurkan blogroll saya yang baru, di<a href="http://thinkgrails.wordpress.com"> http://thinkgrails.wordpress.com</a>. Blog ini sengaja saya pisahkan dari blog ini, karena saya ingin fokus membahas sebuah topik tertentu. Blog ini saya buat khusus untuk mencatat semua yang saya lakukan dalam mempelajari sebuah Java Web Framework yang dikenal sebagai Grails. Semua hal mulai dari kisah-kisah teoritis mengenai Grails, dan semua kegiatan ngoprek saya berkaitan dengan Grails saya tuliskan di sana. Saya juga membuat sebuah blog baru yang lain, yaitu <a href="http://vqcoding.wordpress.com">http://vqcoding.wordpress.com</a>. Blog ini saya buat khusus untuk membahas berbagai hal tentang kuantisasi vektor. Sebenarnya blog ini sudah lama saya buat, tetapi belum saya isi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> . Silakan ditengok saja ya &#8230; tapi jangan kecewa kalau masih sedikit postingannya. Tapi moga-moga saya rajin menulis hehehe &#8230; salam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darmasetiawan.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darmasetiawan.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darmasetiawan.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darmasetiawan.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darmasetiawan.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darmasetiawan.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darmasetiawan.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darmasetiawan.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darmasetiawan.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darmasetiawan.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darmasetiawan.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darmasetiawan.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darmasetiawan.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darmasetiawan.wordpress.com/140/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=140&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/04/06/blogroll-terbaru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/777cd99b9b89b887ef3965213383538b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">A.D Setiawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dimanakah config.sys di Windows XP, Vista, dan 7 ?</title>
		<link>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/03/02/dimanakah-config-sys-di-windows-xp-ke-atas/</link>
		<comments>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/03/02/dimanakah-config-sys-di-windows-xp-ke-atas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 11:44:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A.D Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/03/02/dimanakah-config-sys-di-windows-xp-ke-atas/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari saya membantu istri saya melakukan konfigurasi aplikasi kantornya di sebuah komputer baru berbasis Windows XP. Aplikasi kantornya ini dibangun menggunakan clipper dan berbasis teks (DOS). Aplikasi diletakan di sebuah server Novell oleh admin IT perusahaan dan setiap komputer berbasis Win XP melakukan mapping ke folder aplikasi yang telah disiapkan di server Novell. Meskipun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=131&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari saya membantu istri saya melakukan konfigurasi aplikasi kantornya di sebuah komputer baru berbasis Windows XP. Aplikasi kantornya ini dibangun menggunakan clipper dan berbasis teks (DOS). Aplikasi diletakan di sebuah server Novell oleh admin IT perusahaan dan setiap komputer berbasis Win XP melakukan mapping ke folder aplikasi yang telah disiapkan di server Novell. Meskipun heran, mengapa admin IT nya tidak membuatkan logon script saja, sehingga kalau setiap komputer yang baru terhubung, semuanya akan ter-mapping dengan benar. OK … kita lupakan itu. Wah ternyata karena aplikasinya menggunakan clipper, saya harus melakukan seting parameter yang biasanya ada di autoexec.bat dan config.sys, misalnya set clipper=f150 dan seterusnya. Di config sys juga harus diatur besar BUFFER dan banyaknya file yang dapat dibuka pada saat yang bersamaan menggunakan FILES. Baiklah … untuk parameter yang ada di autoexec.bat saya atur menggunakan Environment Variable (lihat gambar di bawah). Kemudian saya membuat file config.sys dan saya tempatkan di <em>root directory</em> C:\ . Restart dan mari kita lihat hasilnya.</p>
<p> <span id="more-131"></span>
<p align="center"><a href="http://darmasetiawan.files.wordpress.com/2010/03/envyvariable1.png"><img style="border-bottom:0;border-left:0;display:block;float:none;margin-left:auto;border-top:0;margin-right:auto;border-right:0;" title="envy variable" border="0" alt="envy variable" src="http://darmasetiawan.files.wordpress.com/2010/03/envyvariable_thumb1.png?w=263&#038;h=289" width="263" height="289" /></a><em><font color="#0000a0">Gambar 1. Windows Environment Variable</font></em>&#160;</p>
<p>Wah … ternyata setelah aplikasi dijalankan, muncul pesan kesalahan dan tampaknya pesan kesalahannya adalah aplikasi tidak dapat membuka file lebih banyak lagi. Nah pasti dong dikonfigurasi config.sys nya. Iseng nilai parameter FILES saya perbesar dan saya restart lagi. Begitu diuji kembali, pesan kesalahan yang sama muncul. OK .. selidik punya selidik kita dapat mengkonfigurasikan system yang dulu berada di file config.sys di file C:\Windows\System32\config.nt. Setelah parameter BUFFERS dan FILES saya masukan di file config.nt, komputer saya restart … voala … aplikasi berjalan dengan mulus.</p>
<p>&#160;</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="2" width="536">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="116"><font color="#ff0000"><a href="http://darmasetiawan.files.wordpress.com/2010/03/winlive.png"><img style="border-bottom:0;border-left:0;display:inline;border-top:0;border-right:0;" title="WinLive" border="0" alt="WinLive" src="http://darmasetiawan.files.wordpress.com/2010/03/winlive_thumb.png?w=99&#038;h=40" width="99" height="40" /></a>&#160;</font></td>
<td valign="top" width="418">
<p>&#160;</p>
<p>Catatan: tulisan ini dibuat menggunakan Windows Live Writer</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darmasetiawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darmasetiawan.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darmasetiawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darmasetiawan.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darmasetiawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darmasetiawan.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darmasetiawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darmasetiawan.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darmasetiawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darmasetiawan.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darmasetiawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darmasetiawan.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darmasetiawan.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darmasetiawan.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darmasetiawan.wordpress.com&amp;blog=903381&amp;post=131&amp;subd=darmasetiawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darmasetiawan.wordpress.com/2010/03/02/dimanakah-config-sys-di-windows-xp-ke-atas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/777cd99b9b89b887ef3965213383538b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">A.D Setiawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://darmasetiawan.files.wordpress.com/2010/03/envyvariable_thumb1.png" medium="image">
			<media:title type="html">envy variable</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://darmasetiawan.files.wordpress.com/2010/03/winlive_thumb.png" medium="image">
			<media:title type="html">WinLive</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
