My Daily Learning

Space … the final frontier …

Dual Boot Windows 7 dan Ubuntu Raring

Posted by A.D Setiawan pada Juni 19, 2013

Apa yang membuat saya menurunkan tulisan ini adalah karena saya mengalami masalah ketika harus menginstall Ubuntu Raring di laptop yang sudah terinstall Windows 7. Masalah apa yang saya hadapi? Masalahnya adalah, setelah saya melakukan instalasi Ubuntu Raring, menu boot (GRUB) tidak muncul. Jadi setiap kali boot, proses boot selalu mengarah ke Windows 7. Lho kemana GRUB yang sudah saya install?

Setelah googling ke sana-sini ternyata banyak orang yang mengalami masalah yang sama. Awalnya saya sempat berpikir dari masukan di berbagai situs, masalahnya adalah terkait dengan EFI boot manager dan UEFI boot manager (BIOS baru). Anda dapat googling terkait masalah ini. Kecurigaan saya selanjutnya terkait dengan kernel yang digunakan. Saya sempat melakukan instalasi GNU/Linux Debian 7 (Wheezy) di Intel NUC. Intel NUC saya menggunakan Visual BIOS. Setelah saya install ternyata Intel NUC saya juga tidak menampilkan menu boot (GRUB). Padahal sebelumnya saya install Debian 6 (Squeeze) menu bootnya muncul.

Selidik punya selidik ternyata Debian Wheezy menggunakan kernel 3.2.4 dan Ubuntu Raring menggunakan kernel 3.8.x. Sedangkan Debian Squeeze menggunakan kernel 2.6.x. Sepertinya ini masalahnya … dan benar saja sepertinya masalahnya adalah di kernelnya. Keenel yang baru menggunakan UEFI boot manager dan sepertinya ini bermasalah. Lalu bagaimana dengan Ubuntu Raring di laptop saya. Nah, mau tidak mau UEFI boot manager harus diganti menjadi EFI boot manager.

Untuk melakukan hal tersebut, boot Ubuntu Raring menggunakan CD instalasi dengan jalankan Ubuntu Raring tanda melakukan instalasi (menu: Try Ubuntu without installation). Selanjutnya buka terminal dan masukan perintah berikut:

# sudo add-apt-repository ppa:yannubuntu/boot-repair
# sudo apt-get update
# sudo apt-get install boot-repair
# boot-repair &

Selanjutnya Anda akan mendapatkan aplikasi boot-repair seperti yag diperlihatkan oleh gambar di bawah ini:

https://i0.wp.com/pix.toile-libre.org/upload/img/1335263156.png

Lalu klik apply untuk memperbaiki boot menu yang ada. Lakukan beberapa pilihan yang disesuaikan dengan kondisi pembagian partisi yang Anda miliki sebelum menjalankannya. Setelah itu ikutilah langkah demi langkah yang ditunjukkan oleh aplikasi tersebut. Setelah seluruhnya selesai, reboot komputer/laptop Anda …. voala … boot menu muncul pada saat laptop dinyalakan, sehingga Anda dapat memilih ingin masuk ke Windows 7 atau Ubuntu.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: